terimakasih luna
terimakasih sudah merelakan separuh waktu untuk berbagi kebahagiaan denganku , yang selalu terobsesi untuk memiliki seorang kekasih.. kiranya semesta raya menjaga perjalanan hidupmu di kemudian hari agar tak tersesat langkah untuk keduakalinya, terimakasih sudah berbagi kebahagiaan ranjang dengan separoh cinta tanpa pamrih salam maafku untuk suami tercintamu. ini adalah keputusan terbaik untuk hubungan kita , yang selama ini terjebak dalam belenggu dosa dan harapan konyol yang mustahil terwujud.
kembalilah mengabdi pada takdirmu, jalani komitmen cinta yang sudah kau sepakati bersama suami, tetaplah jatuh hati tiap hari dan jangan lelah untuk merawatnya
aku laki laki biasa yang pendek, dekil, yo ora duwe opo opo ,jadi tak ada alasan untuk tetap memilihku terlebih menggantikan posisi suamimu. lagipula kamu tipe orang egois yang lebih suka menceritakan dirimu sendiri , dan masabodoh dengan cerita duka cinta yang ku alami , kamu lebih sering kuperhatikan tapi tak pernah berusaha membalas cinta yang sepadan, tutur katamu yang kasar gak tedeng aling aling , egois, sedikit munafik lebih sering kumaklumi meski kenyataannya kamu sendiri tak bisa berdemokrasi dengan karakter dan kepribadianku yang berbeda denganmu beginikah caramu menjalani cinta.
sampai jumpa, ..
semoga alam semesta menghapus dosa manis yang sudah kita lukis di atas bantal putih. akan ku lanjutkan perjalanan tipis tipis mencari cinta dan penawar hati yang sudah sering terbully oleh kekecewaan.
luna arul 19 juli 2020